SportsEdge24
world-cup··2 menit baca

Terungkap Kekuatan Statistik Tim Perempat Final Piala Dunia

Data Opta menyoroti keunggulan utama Prancis, Spanyol, Maroko, Belgia, dan Norwegia menjelang babak gugur.

Ditinjau oleh tim redaksi

Menjelang perempat final Piala Dunia, analisis statistik dari Opta telah mengidentifikasi kekuatan unik untuk masing-masing dari delapan tim yang tersisa. Prancis, Spanyol, Maroko, Belgia, dan Norwegia semuanya muncul dalam data yang dipublikasikan oleh Guardian.

Keunggulan Statistik Utama

Prancis memiliki pembawa bola paling produktif dari semua tim. Sembilan pemain mencatat setidaknya empat kali lari sejauh lima meter atau lebih yang berakhir dengan tembakan atau peluang tercipta, termasuk Ousmane Dembélé, Kylian Mbappé, dan Michael Olise.

Maroko mencatat sprint terbanyak dari semua tim perempat final, dan rasio sprint-per-jarak mereka adalah yang tertinggi di turnamen. Ini menunjukkan mereka menempuh jarak dengan intensitas terbesar, dan bermain dua pertandingan di stadion ber-AC mungkin telah membantu output fisik mereka.

Rata-rata penguasaan bola Spanyol mirip dengan level yang mereka capai di Euro 2012, dan mereka kebobolan total expected goals (xG) terendah dari semua tim. Selain itu, mereka memimpin kompetisi dalam high turnovers – rangkaian yang dimulai dalam jarak 40 meter dari gawang lawan – dengan 50 kejadian.

Belgia adalah pemimpin dalam mengonversi high turnovers menjadi tembakan, dengan 15 percobaan dari situasi tersebut. Mereka mencetak empat gol dari high turnovers, juga yang terbaik di antara tim yang tersisa.

Norwegia memprioritaskan kualitas tembakan daripada kuantitas, dengan rata-rata expected goals per tembakan 0.17. Meskipun bermain satu pertandingan tambahan, mereka hanya melakukan empat tembakan lebih banyak dari Cape Verde.

  • Prancis: sembilan pemain dengan setidaknya empat carry produktif (lari 5m+ berakhir dengan tembakan atau peluang)
  • Maroko: total sprint tertinggi dan rasio sprint-ke-jarak tertinggi di turnamen
  • Spanyol: persentase penguasaan bola tertinggi dan xG kebobolan terendah; 50 high turnovers
  • Belgia: 15 tembakan dari high turnovers dan empat gol dari skenario tersebut (terbanyak)
  • Norwegia: expected goals per tembakan tertinggi (0.17), kualitas daripada kuantitas

Data ini menekankan gaya yang kontras dari delapan tim perempat final. Saat babak gugur berlangsung, lawan perlu menetralisir kekuatan spesifik ini untuk maju.

Video terkait

Berita terkait

Berdasarkan laporan dari The Guardian Football.

SportsEdge24 publishes original summaries. Nothing here is betting advice. Always verify with primary sources.