Wasit Omar Artan Kembali ke Somalia Setelah AS Menolak Masuk
Wasit asal Somalia Omar Artan tiba kembali di Mogadishu setelah dilarang memasuki Amerika Serikat untuk Piala Dunia.

Wasit Omar Artan telah kembali ke Somalia setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia, menurut pejabat sepak bola Somalia. Artan tiba di Mogadishu pada hari Rabu setelah perjalanan panjang dari Djibouti.
Wasit tersebut dilarang bepergian ke AS pada bulan Juni karena dugaan hubungannya dengan anggota yang diduga dari organisasi teroris, seperti yang dinyatakan oleh seorang pejabat AS. Artan dijadwalkan memimpin pertandingan selama turnamen.
Latar Belakang
Artan, yang mendapat pengakuan internasional sebagai wasit, belum memberikan komentar publik tentang tuduhan tersebut. Federasi Sepak Bola Somalia menyatakan dukungannya untuknya, menyerukan penyelidikan yang adil atas masalah ini.
- Artan awalnya ditolak visa untuk memasuki AS.
- Namanya muncul dalam daftar individu yang ditandai oleh badan keamanan AS.
- Pertandingan Piala Dunia yang ditugaskan kepadanya dialihkan ke wasit lain.
Insiden ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang dampak pemeriksaan keamanan pada pejabat olahraga internasional. Tidak ada rincian lebih lanjut tentang hubungan yang diduga telah diungkapkan.
Video terkait
Vini was amazed by the size of the Teresa Herrera trophy 😅#daznpreseasonfriendlies
DAZN Football · 7.6K tayangan
The face of a man on a mission 😤#DAZNPreseasonFriendlies
DAZN Football · 2K tayangan
Berita terkait

Rudi Garcia to leave Belgium role after contract expiry
Belgium head coach Rudi Garcia will depart when his contract expires at the end of July.

Relawan bertujuan membawa sepak bola ke Nauru, negara pulau terkecil di dunia
Sebuah kelompok yang dipimpin oleh mantan pemain akademi Charlie Pomroy berusaha untuk membangun olahraga ini di negara yang hanya memiliki satu lapangan dan tidak memiliki tim internasional.

Pelatih awal Michael Olise ingat perjalanan dari perumahan Hayes ke Bayern dan Prancis
Sean Conlon, salah satu pelatih pertama Olise, menggambarkan dedikasi masa kecil playmaker di London barat.