Presiden FIFA Gianni Infantino Hadapi Calon Penantang Potensial untuk Periode Ketiga
Upaya Gianni Infantino untuk periode ketiga sebagai presiden FIFA mungkin menghadapi oposisi dari kandidat yang didukung UEFA.

talkSPORT memahami bahwa pemilihan kembali Gianni Infantino sebagai presiden FIFA, yang ia harapkan tidak akan ada lawan, menghadapi tantangan potensial dari kandidat yang didukung oleh federasi-federasi UEFA. Infantino mengonfirmasi niatnya untuk mencari periode ketiga pada Kongres FIFA bulan April, tetapi ketidakpuasan yang tumbuh di dalam badan sepak bola Eropa telah menyebabkan diskusi tentang kandidat alternatif.
Langkah ini muncul di tengah kontroversi seputar hubungan dekat Infantino dengan Presiden AS Donald Trump. talkSPORT secara eksklusif mengungkapkan bahwa Infantino menerima telepon dari Trump yang memintanya untuk meninjau kartu merah yang diberikan kepada penyerang AS Folarin Balogun. Kartu merah tersebut kemudian ditangguhkan, sebuah keputusan yang dikritik UEFA sebagai 'melewati batas merah'. Infantino membela independensi komite disiplin FIFA, tetapi insiden tersebut telah merenggangkan hubungan dengan UEFA.
Kandidat potensial muncul
Beberapa federasi UEFA, termasuk Belgia dan Polandia, dilaporkan mendukung presiden Paris Saint-Germain Nasser Al-Khelaifi untuk maju dalam pemilihan. Namun, Al-Khelaifi dikatakan tidak memiliki ambisi saat ini untuk maju dan memerlukan bujukan yang signifikan. Nama lain yang dibahas termasuk pemilik Legia Warsaw Dariusz Mioduski, presiden CONCACAF Victor Montagliani, dan presiden CAF Patrice Motsepe. Presiden UEFA Aleksander Čeferin, meskipun kandidat alami, dipahami bersedia melanjutkan peran saat ini daripada menantang Infantino.
- Infantino mengonfirmasi mencari periode ketiga pada Kongres FIFA bulan April
- Federasi UEFA mendukung kandidat untuk menantangnya
- Kontroversi atas telepon Trump mengenai kartu merah Balogun merenggangkan hubungan
- Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi adalah kandidat favorit namun tidak mungkin maju
- Nama lain termasuk Mioduski, Montagliani, dan Motsepe
Pemilihan presiden FIFA diharapkan berlangsung pada tahun 2027. Infantino belum menghadapi penantang serius sejak menjabat pada tahun 2016, tetapi ketidakpuasan Eropa dapat memaksa pemungutan suara yang diperebutkan. Apakah ada kandidat yang secara resmi melangkah maju masih harus dilihat.
Video terkait
Every Harry Kane Goal For England | FIFA World Cup 2026™
FIFA · 4.1K tayangan
Every Erling Haaland Goal For Norway | FIFA World Cup 2026™
FIFA · 55.7K tayangan
Berita terkait

Partai Liberal Demokrat menyerukan FA dan UEFA untuk memisahkan diri dari FIFA
Partai Liberal Demokrat Inggris mendesak Asosiasi Sepak Bola Inggris dan UEFA untuk keluar dari FIFA dan membentuk badan pengatur sepak bola global baru.

Keluhan IOC Diajukan terhadap Infantino atas Hubungan dengan Trump
Sebuah keluhan telah diajukan ke IOC yang menuduh presiden FIFA Gianni Infantino melanggar aturan netralitas politik melalui urusannya dengan Donald Trump.

Infantino Suruh Kritikus 'Santai' Saat New York Hormati Henry dan Pelé
Presiden FIFA menanggapi kritikus sementara New York mengganti nama jalan untuk menghormati legenda sepak bola menjelang Piala Dunia.