Partai Liberal Demokrat menyerukan FA dan UEFA untuk memisahkan diri dari FIFA
Partai Liberal Demokrat Inggris mendesak Asosiasi Sepak Bola Inggris dan UEFA untuk keluar dari FIFA dan membentuk badan pengatur sepak bola global baru.

Partai Liberal Demokrat Inggris telah menyerukan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan UEFA untuk mundur dari FIFA dan membentuk badan pengatur sepak bola global baru, menuduh presiden FIFA Gianni Infantino melewati "garis merah demi garis merah."
Seruan ini menyusul serangkaian insiden di Piala Dunia yang sedang berlangsung, termasuk pembatalan kartu merah untuk striker AS Folarin Balogun setelah campur tangan Presiden AS Donald Trump, tampilan kontroversial oleh pemain Argentina yang merujuk pada Kepulauan Falkland, dan apa yang digambarkan partai sebagai "Amerikanisasi" sepak bola melalui waktu istirahat minum wajib dan prioritas komersial.
Apa yang memicu seruan tersebut
Pemimpin Partai Liberal Demokrat, Sir Ed Davey, menggunakan media sosial pada hari Sabtu, mengkritik keras FIFA dan menyatakan bahwa organisasi tersebut "menghancurkan integritas olahraga yang indah." Juru bicara partai untuk pendidikan, anak-anak, dan keluarga, anggota parlemen Munira Wilson, menjelaskan alasan-alasannya dalam sebuah wawancara dengan talkSPORT.
- Pemimpin Partai Liberal Demokrat, Sir Ed Davey, menuduh FIFA menghancurkan integritas sepak bola.
- Pembatalan kartu merah Balogun, setelah campur tangan Trump, disebut sebagai contoh utama campur tangan politik.
- Pemain Argentina mengangkat spanduk yang merujuk pada Kepulauan Falkland setelah kemenangan semifinal mereka, dengan penyelidikan FIFA dianggap lambat.
- Waktu istirahat minum wajib dikritik sebagai perubahan yang bermotif komersial.
- Wilson menggambarkan FIFA sebagai 'sudah keterlaluan' dan menyerukan percakapan tentang mendirikan badan baru.
Wilson mengatakan kepada talkSPORT bahwa tindakan FIFA telah "membuat penggemar sejati tidak mampu menyaksikan pertandingan" dan bahwa organisasi tersebut "mementingkan mereka yang memiliki kantong paling tebal dan pemimpin politik paling kuat" di atas sepak bola. Dia mendesak FA untuk bekerja sama dengan UEFA dan konfederasi lain untuk mundur dari FIFA dan menciptakan badan pengatur yang memprioritaskan penggemar dan federasi.
Proposal Partai Liberal Demokrat muncul di tengah kritik yang semakin meningkat terhadap tata kelola FIFA, namun belum ada tanggapan resmi dari FA, UEFA, atau FIFA. Partai ini berharap dapat memicu perdebatan yang lebih luas di antara para pemangku kepentingan sepak bola tentang masa depan administrasi global olahraga ini.
Video terkait
IVAN PERISIC | ALL 7 WORLD CUP GOALS (2014-2026)
FIFA · 1.4K tayangan
10-Minute Highlights | Korea Republic 2-4 Algeria | 2014 World Cup
FIFA · 21K tayangan
Berita terkait

US Soccer VP accuses Infantino of 'betrayal' over Trump ties and Balogun case
Nathán Goldberg Crenier says FIFA president tarnished the sport by aligning with Donald Trump during the 2026 World Cup.

Infantino open to 64-team World Cup expansion for 2030
Fifa president Gianni Infantino has floated a 64-team World Cup, with South American nations pushing for the change.

Keluhan IOC Diajukan terhadap Infantino atas Hubungan dengan Trump
Sebuah keluhan telah diajukan ke IOC yang menuduh presiden FIFA Gianni Infantino melanggar aturan netralitas politik melalui urusannya dengan Donald Trump.