Babak Grup Piala Dunia Berakhir: Jerman, Belanda, Pantai Gading Lolos
Tiga penentu grup; Jerman dan Belanda seharusnya melaju dengan mudah, sementara Pantai Gading harus mengalahkan Curaçao untuk bergabung dengan mereka.
Jadwal Hari Ini
Empat pertandingan final babak grup Piala Dunia dimulai hari ini, dengan Grup E dan F masih diperebutkan. Jerman dan Belanda sudah mengamankan tempat tetapi bisa memuncaki grup, sementara Pantai Gading, Jepang, dan Swedia berjuang untuk sisa tempat di babak gugur. Data sangat mendukung tim-tim yang lebih kuat, tetapi tekanan eliminasi bisa menciptakan kejutan.
Ekuador vs Jerman: Kedalaman Die Mannschaft Terlalu Kuat
Jerman sempurna sejauh ini (9 gol dicetak, 2 kebobolan) dan sudah lolos. Bahkan dengan rotasi potensial, kedalaman skuad mereka menghancurkan tim Ekuador yang gagal mencetak gol dalam dua pertandingan. Satu-satunya poin Ekuador berasal dari hasil imbang tanpa gol melawan Curaçao. Perkirakan Jerman menguasai bola dan menang dengan nyaman.
Tunisia vs Belanda: Daya Tembak Oranje Menentukan
Belanda (4 poin, SG +4) menghadapi Tunisia yang sudah tersingkir (0 poin, SG -8). Belanda butuh setidaknya hasil imbang untuk memastikan lolos, tetapi serangan mereka—7 gol dalam dua pertandingan—seharusnya menghancurkan pertahanan yang kebobolan 9 gol. Performa Tunisia adalah dua kekalahan telak. Ini adalah pilihan paling mudah dari jadwal ini.
Curaçao vs Pantai Gading: Pengalaman Gajah Menang
Pantai Gading (3 poin) harus menang untuk lolos kecuali Jerman tergelincir. Curaçao (1 poin) memiliki selisih gol -6 dan membutuhkan keajaiban. Kekalahan Pantai Gading dari Jerman sudah diduga, tetapi mereka mengalahkan Ekuador 1-0. Keunggulan fisik dan pengalaman turnamen mereka seharusnya membawa mereka melewati Curaçao yang kalah 4-0 dari Jerman dan imbang 1-1 dengan Ekuador.
Apa yang Akan Membuktikan Saya Salah
Jerman gagal menang akan membutuhkan rotasi berat dan Ekuador yang terinspirasi. Belanda imbang atau kalah akan membutuhkan performa heroik dari Tunisia. Pantai Gading kehilangan poin bisa terjadi jika keputusasaan Curaçao menghasilkan hasil imbang, tetapi jarak performa terlalu lebar.