SportsEdge24
football··1 menit baca

Kekecewaan Piala Dunia Iran: Tak Terkalahkan namun Tersingkir karena Selisih Gol

Iran tak terkalahkan tetapi gagal melaju ke fase gugur karena selisih gol setelah dua kali patah hati di menit-menit akhir.

Ditinjau oleh tim redaksi

Kampanye Piala Dunia 2026 Iran berakhir dengan cara yang paling kejam ketika mereka tersingkir karena selisih gol meskipun tak terkalahkan di babak grup. Tim asuhan Amir Ghalenoei bermain imbang di ketiga pertandingan dan nyaris mencapai 32 besar untuk pertama kalinya dengan cara yang menyakitkan.

Setelah bermain imbang dengan Selandia Baru dan Belgia, Iran membutuhkan kemenangan atas Mesir di Seattle untuk memastikan lolos. Mereka tertinggal lebih awal tetapi menyamakan kedudukan melalui penyelesaian cerdik Ramin Rezaeian. Di masa tambahan waktu babak kedua, Shoja Khalilzadeh tampaknya mencetak gol kemenangan, hanya untuk dianulir karena offside dengan selisih sangat tipis.

Hasil imbang 1-1 membuat Iran harus bergantung pada hasil pertandingan Aljazair vs Austria. Kemenangan salah satu pihak akan membawa Iran lolos. Aljazair unggul 2-1 dengan waktu tersisa beberapa menit, tetapi Austria menyamakan kedudukan pada menit ke-93 untuk menjaga skor 2-2. Kemudian, pada detik-detik terakhir, Sasa Kalajdzic menyundul bola menjadi 3-3, kembali menghancurkan harapan Iran.

Bagaimana Iran Gagal Lolos

  • Iran finis di posisi ketiga Grup H dengan tiga poin dari tiga hasil imbang.
  • Selisih gol: Iran 0, Senegal +1, Cape Verde +2 (posisi kedua).
  • Gol Khalilzadeh yang dianulir dinyatakan offside hanya beberapa sentimeter.
  • Penyamaan kedudukan Austria di menit ke-96 melawan Aljazair menghalangi lolosnya Iran.
  • Iran menjadi tim pertama sejak 1966 yang tersingkir tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia.

Bagi Iran, penantian untuk tampil di fase gugur pertama kali masih berlanjut. Meskipun tak terkalahkan, margin tipis dan drama akhir pertandingan berkonspirasi melawan mereka. Tim sekarang akan fokus pada Piala Asia, di mana mereka berharap menghindari lebih banyak kekecewaan.

Video terkait

Berita terkait

Berdasarkan laporan dari BBC Sport Football.

SportsEdge24 publishes original summaries. Nothing here is betting advice. Always verify with primary sources.