Mantan ketua Chelsea Ken Bates meninggal pada usia 94
Ken Bates, mantan ketua Chelsea yang mengawasi kebangkitan klub sebelum menjualnya kepada Roman Abramovich, meninggal pada usia 94 tahun.

Mantan ketua Chelsea Ken Bates telah meninggal pada usia 94 tahun, klub mengumumkan pada hari Sabtu. Bates adalah tokoh transformatif dalam sepak bola Inggris, terkenal karena masa jabatannya selama 21 tahun di Stamford Bridge.
Bates membeli Chelsea seharga £1 pada tahun 1982 ketika klub berada di ambang keruntuhan finansial. Dia memandu klub melalui periode pemulihan, mengawasi pembangunan East Stand baru dan membantu mendirikan Premier League pada tahun 1992.
Momen-momen penting di Chelsea
- Membeli Chelsea seharga £1 pada tahun 1982, mengambil alih hutang £1,5 juta
- Mengawasi pembangunan kompleks hotel dan rekreasi Chelsea Village
- Menunjuk manajer termasuk John Neal, Bobby Campbell dan Ruud Gullit
- Menjual klub kepada Roman Abramovich pada tahun 2003 seharga £140 juta
Setelah meninggalkan Chelsea, Bates menjadi ketua Leeds United pada tahun 2005, peran yang dipegangnya hingga 2013. Masa jabatannya di Leeds kontroversial, dengan protes penggemar atas kepemilikannya dan klub mengalami kesulitan keuangan serta degradasi ke divisi ketiga.
Bates juga merupakan tokoh vokal dalam tata kelola sepak bola Inggris, menjabat sebagai direktur Asosiasi Sepak Bola dan memimpin dewan Premier League pada tahun-tahun awalnya. Ia dikenal karena pandangannya yang blak-blakan dan kecerdasan bisnisnya.
Mengapa ini penting
Kematian Bates menandai berakhirnya era dalam sepak bola Inggris. Ia adalah salah satu dari ketua klub gaya lama terakhir yang mengawasi transformasi olahraga menjadi kekuatan komersial global. Warisannya campuran: dikreditkan dengan menyelamatkan Chelsea tetapi dikritik karena kepemimpinannya di Leeds.
Chelsea memberi penghormatan kepada Bates, menyebutnya sebagai 'figur sentral' dalam sejarah klub. Leeds United juga mengakui kontribusinya, terlepas dari kontroversi. Tokoh sepak bola dari seluruh dunia telah menyampaikan belasungkawa.
Berita terkait

Maresca Hadapi Tugas Membangun Warisan Sendiri Setelah Era Guardiola
Manajer baru Manchester City, Enzo Maresca, harus membuktikan bahwa ia bisa melanjutkan kesuksesan Guardiola sambil membangun identitasnya sendiri.

Masa depan Fofana di Chelsea tidak pasti setelah kartu merah di laga final
Wesley Fofana mendapat kartu merah di kekalahan terakhir Chelsea, menimbulkan pertanyaan tentang perannya di bawah manajer baru Xabi Alonso.

Manchester City Dekati Kesepakatan dengan Chelsea soal Transfer Maresca
City dan Chelsea hampir mencapai kesepakatan soal kompensasi untuk mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca.